5 Model Topi Kampanye Partai – Dijamin Konstituen Anda Bangga Memakainya Setiap Hari

Anda tim suskes ?

Anda tahu, apa kesalahan terbesar tim sukses ketika membuat atribut topi kampanye ?

Kesalahan yang tidak hanya membakar percuma anggaran kampanye kandidat Anda…

Tapi lebih parah lagi, mengakibatkan Anda kalah dalam pilkada.

Saya akan menunjukkan pada Anda apa kesalahan tersebut serta cara memperbaikinya.

Dan jika Anda bisa menghindari kesalahan tersebut…. Setiap sen dana pembuatan topi kampanye yang Anda keluarkan, akan menyumbang suara signifikan bagi kandidat partai Anda.

Plus….. 5 desain topi kampanye sebagai contohnya (Contoh topi kampanye yang benar & yang salah)

Anda tertarik ?

Teruskan membaca :

3 Kesalahan saat membuat topi partai yang hanya memboroskan dana kampanye Anda

Pertama, mari kita sepakat :

Anda ingin topi kampanye berfungsi sebagai iklan berjalan. Dengan begitu, jangkauan pesan kampanye Anda semakin luas.

Dan semakin sering orang terpapar pesan Anda, semakin mereka mengingat kandidat Anda – Dan mudah-mudahan mencoblosnya saat dibilik suara.

Tapi… itu hanya terwujud ketika orang-orang mau memakai topi Anda. Sering. Bukan cuma menerima topi Anda lalu menyimpannya entah dimana. Juga, desain topi Anda haruslah menarik konstituen yang melihatnya, agar pesan Anda mudah menancap dalam top of mind mereka.

Sayang sekali, kebanyakan topi kampanye gagal menjalankan tugas ini.

Perhatikan, berapa kali Anda melihat orang memakai topi kampanye dalam keseharian ?

Kecuali sanak family kandidat, jawabannya…. hampir tidak ada 🙁

Itu terjadi karena Anda sebagai tim sukses melakukan 3 kesalahan fatal berikut :

   1. Anda membuat topi seragam untuk semua segmen

Didunia ini, tidak satupun hal yang cocok untuk semua orang. Termasuk topi.

Lihat contoh topi kampanye dibawah. Apakah Anda berpikir pemilih pemula berminat memakainya dihadapan teman-teman mereka ?

Itulah pentingnya segmentasi. Anda mengelompokkan pemilih berdasarkan profil demografi mereka : Gender, kelompok usia, pendidikan, dsb…

Dan kemudian Anda membuat 1 model dan desain topi yang cocok dengan karakter segmen masing-masing.

Ingat : Orang memakai topi jika mereka merasa cocok dengan topi tersebut.

     2. Anda menjejalkan terlalu banyak pesan kedalam topi

Disisi lain, tidak ada gunanya simpatisan Anda memakai topi kemana-mana jika orang yang melihatnya kesulitan menangkap pesan yang ingin disampaikan.

Kapan hal ini terjadi ?

Ketika Anda menjejalkan terlalu banyak pesan kedalam topi. Pesan itu bisa berupa foto kandidat, jargon, nomor, nama partai, nama kandidat, dsb….

Anda memberikan terlalu banyak pilihan kepada publik untuk diingat. Lihat contoh dibawah :

Jika Anda berpikir semakin banyak Anda memberikan pesan, semakin efektif kampanye Anda…. dan semakin mudah konstituen mengingatnya…. maka Anda keliru.

Menurut riset neurologi… Pada saat otak manusia melihat banyak pilihan, otak mereka mengambil jalan pintas : mengabaikannya. Fenomena ini dalam ilmu psikologi disebut kelumpuhan analisis. Otak manusia membenci kerumitan. Dan pada saat mereka menghadapi kerumitan (pilihan yang terlalu banyak), mereka memilih untuk melupakannya…

Jadi apa solusinya ?

Benar. Kurangi pilihan.

Idealnya, Anda memberikan 1 pesan saja untuk diingat. Apakah itu nama kandidat saja… atau slogan dalam bentuk hashstag

Sekali lagi, ingat :

Hanya tampilkan 1 pesan pada topi kampanye Anda.

     3. Desain topi Anda Unfashionable

Anda tahu, sedikit orang yang memakai topi sebagai pelindung kepala.

Sebagian besar orang memakai topi demi penampilan belaka.

Jadi… jika ingin orang memakai topi Anda, maka pastikan desain topi kampanye Anda (dan kualitasnya) benar-benar fashionable.

Dan sangat mudah mengetahui apakah desain topi Anda fashionable atau tidak. Jika Anda sendiri keberatan memakainya setiap hari, maka orang lain pun begitu.

Orang mungkin simpati pada kandidat Anda. Namun mereka akan berpikir 149 X jika diminta memakai topi berisi foto kandidat, nama kandidat, nama partai dsb….. seperti contoh dibawah :

Ini kesalahan mendasar para tim sukses. Mendesain topi kampanye seperti topi kampanye.. dan mengorbankan estetika.

Dalam dunia periklanan, dikenal istilah “ Ketika iklan Anda terlihat sebagai iklan, maka iklan Anda sudah gagal.

Kampanye politik pun sama.

Seperti iklan komersil, kampanye tidak harus keras, atau to the point : Pilih Mr. X & Mr. Y, atau Coblos Nomor X, dsb…

Anda lihat, kebanyakan iklan komersil yang sukses tidak terang-terangan mempromosikan produknya. Contohnya rokok. Mereka mengiklankan jargon, atau ikon, bukan produk. Namun semakin jargon itu menancap dibenak konsumen, semakin mereka mengingat produk bersangkutan…

Mau bukti ?

Apa yang Anda ingat ketika membaca slogan ‘ Asyiknya Rame-Rame’? atau How Low Can You Go... ? Atau foto koboi berkuda dipadang gurun Texas ?

Anda lihat topi kampanye Donald Trump diawal posting ini ?

Tim suksesnya tahu, tanpa memasang wajah dan nama Trump pada topi, publik Amerika spontan membayangkan wajah Trump ketika melihat jargon ‘Make America Great Again

Dan disisi lain… orang senang memakai topi tersebut karena tidak tampak sebagai topi kampanye. Selain fashionable… jargon Trump adalah cita-cita semua warga Amerika.

Bahkan tim sukses lawannya pun melakukan hal yang sama :

Tanpa menyebut nama Hillary, orang tahu siapa yang dimaksud HER pada topi diatas…

Dan 2 contoh topi kampanye dibawah bahkan tidak menambahkan pesan apapun. :

Tapi saya berani bertaruh, otak Anda lansung terhubung dengan salah satu cagub DKI Jakarta saat melihat topi diatas.

Jadi itu dia… 3  kesalahan terbesar tim sukses saat membuat topi kampanye.

Hindari 3 kesalahan tersebut, dan Anda berpeluang menyingkirkan kandidat pesaing dalam meraih simpati publik.

Sekarang :

Mari saya tunjukkan  model topi yang bisa jadi inspirasi Anda membuat topi kampanye setelah ini….

5 Design topi kampanye yang menarik simpati pemilih

Tim ahli kami di Amanah Garment telah mendesain beberapa model dan desain topi kampanye sebagai inspirasi bagi Anda…

Lima model topi berikut adalah contoh topi partai custom yang memenuhi prinsip-prinsip pemasaran politik seperti yang saya jelaskan sebelumnya, yaitu : Model topi disesuaikan dengan segmen ;  1 pesan untuk 1 desain… dan: Fasionable.

    1. Contoh desain topi snapback untuk pemilih pemula

Jika ingin meraih simpati pemilih pemula (remaja), maka topi distro model snapback (topi hip hop) adalah pilihan pertama.

Dan alih-alih memasang foto, nama kandidat atau partai (yang membuat remaja enggan memakai topi Anda), kita akan menggunakan kata-kata slang, atau istilah-istilah yang familiar dikalangan mereka…

Katakanlah nomor kandidat atau partai Anda adalah 2, maka Anda boleh mencoba variasi desain seperti dibawah :

Pada contoh disain diatas, Me 2 bisa bermakna Saya pilih nomor 2

Dan bisa bermakna saya juga (Remaja sering menggunakan angka 2 sebagai kata ganti too karena bunyi vokalnya sama).

Cool man! 🙂

    2. Contoh desain topi baseball untuk pemilih dewasa muda

Prioritaskan model topi baseball untuk pemilih dewasa muda (25-35 tahun).

Segmen pemilih ini cenderung mapan dalam kehidupan. Mereka percaya diri dan tidak keberatan menunjukkan keberpihakannya dimuka publik. Dengan kata lain, mereka konsisten pada pilihannya…

Tapi disisi lain, segmen ini juga terkenal sangat peduli penampilan (fashionable)…

Jadi selama desain topi Anda fashionable, mereka dengan senang hati mau memakainya.

Lihat contoh desain topi Gerindra berikut :

Ya, Anda boleh memasang nama partai. Namun hindari kata-kata umum, klise dan dangkal seperti saya pilih gerindra… atau Gerindra pilihanku

Ingat ini : Pemilih dewasa muda ingin terlihat sebagai orang cerdas dan berwawasan luas.

Dan penggunaan kalimat ‘How About Gerindra’ pada contoh diatas mewakili karakter mereka.  Itu menunjukkan keberpihakan mereka pada partai bersangkutan… tapi dengan cara yang cerdas.

Jika Anda cerdas, Anda pasti paham makna kata-kata tersebut 🙂

    3. Contoh desain topi bucket untuk pemilih perempuan

Bentuknya yang feminim.. membuat topi bucket cepat menjadi favorit para perempuan (Selain berkat Rihanna, penyanyi wanita terkenal yang kerap menggunakan topi bucket)

Seperti contoh topi partai Nasdem diatas, Anda boleh menambahkan lebih dari satu elemen pada topi bucket (karena modelnya bundar seperti ember). Namun pastikan untuk tidak menjejalkan banyak pesan diatasnya.

    4. Contoh desain topi jaring untuk pemilih senior

Anda mungkin kerap melihat para sopir truk senior (50-an tahun) menggunakan topi jaring – Karena itu lazim juga disebut topi trucker.

Karena itu topi model jaring cocok untuk pemilih senior – Meskipun belakangan topi jaring juga mulai populer dikalangan anak muda.

Anda lihat contoh diatas ?

Kita sengaja menambahkan nama Partai Golkar (plus warna khas partai bersangkutan) karena pemilih senior lebih berani dan percaya diri menunjukkan keberpihakan mereka (loyal).

    5. Contoh design topi komando untuk tim sukses

Topi komando (model yang terinspirasi topi militer Fidel Castro) melambangkan fanatisme, kesetiaan dan loyalitas…

Karena itu topi komando sangat cocok untuk tim sukses kandidat Anda – Mereka yang terlibat secara lansung dalam segala kegiatan inti di posko kampanye Anda.

Seperti contoh diatas, Anda leluasa memasang nama tim sukses Anda dibagian depan dan nomor kandidat dibagian samping.

Sampai disini… Anda mungkin sudah tidak sabar untuk segera mendesain topi kampanye kandidat Anda… lalu mencari pabrik konveksi topi untuk membuatnya.

Benar ?

Tapi tunggu dulu….

Sebelum Anda memutuskan memesan topi kampanye ke pabrik konveksi, sebaiknya Anda membaca 3 informasi penting berikut :

Daftar spesifikasi & harga topi custom

Profil jasa konveksi topi kampanye harga murah di Bandung

Dan :

Alamat kontak produsen topi kampanye murah di Bandung

Semoga sukses.